E-Compusoft Online English Training

Online English Training Full Conversation Tanpa Rumus Grammar

Cara Cepat Conversation (Speaking)

May 1st, 2012

Jika anda tidak tinggal dekat lingkungan yang berbicara bahasa Inggris seperti lingkungan turis di Pantai Kuta, dll.  – maka ketrampilan bicara (speaking skill) adalah ketrampilan yang paling mudah diperoleh dibandingkan  skill lainnya seperti Listening, Reading dan Writing skill. Tentu saja pembentukan speaking skill tidak berdiri sendiri, sebagaimana yang saya tuliskan sebelumnya, anda tetap membutuhkan penguasaan kotasakata passive (passive vocabulary) yang berlimpah, itulah sebabnya mengapa reading skill benar-benar penting dan wajib disertakan dalam pembentukan skill apapun termasuk kemampuan conversation ini.

 

Macam-macam Conversation

Dalam kegiatan belajar mengajar bahasa Inggris, ada 3 (tiga) jenis conversation atau speaking yaitu structural conversation, functional conversation dan situational conversation. Silahkan anda amati contoh-contoh conversation berikut

1.         Structural conversation

Adalah pelajaran conversation yang ditujukan untuk membuat siswa mampu menggunakan kalimat-kalimat dalam bahasa Inggris menurut tingkat kesulitan struktur kalimat tersebut. Dari sederhana hingga struktur yang lebih kompleks, amati dialog antara John dan Mary disebuah restauran

John    : may I borrow your pen?

Mary    : yes, you may

John    : by the way, will you come to my house this afternoon?

Mary    : yes, I will

John    : waiter, give me 2 cups of coffee please

 

2.         Functional Conversation

Adalah pelajaran conversation yang ditujukan untuk membuat siswa mampu menggunakan fungsi-fungsi komunikasi dengan benar, amati sbb.

John    : may I borrow your pen?

Mary    : yes, please

John    : by the way, will you come to my house this afternoon?

Mary    : with my pleasure

John    : waiter, give me 2 cups of coffee please

 

Amatilah bagaimana perbedaan dialog 1 dan 2 tersebut diatas serupa tapi tak sama.

Sekarang amati yang berikut

3.         Situational Conversation

Adalah pelajaran conversation yang ditujukan untuk membentuk kemampuan siswa

mengenali fungsi-fungsi khusus dalam komunikasi – berdasarkan situasi.

 

John    : may I borrow your pen?

Mary    : yes, please

John    : by the way, will you come to my house this afternoon?

Mary    : with my pleasure

John    : waiter, give me 2 coffees please

 

Lihat pada frasa 2 coffees – itu adalah salah satu contoh bagaimana penggunaan fung

si-fungsi khusus dalam komunikasi berdasarkan situasi. Di restauran, sudah biasa kita

mengatakan 2 coffees walaupun secara grammar hal tersebut salah, karena ‘coffee’

biasanya dianggap sebagai uncountable noun

 

Kemampuan speaking saya masih NOL – terus bagaimana caranya agar saya mendapatkan tuntunan belajar speaking yang benar? yang tidak saja membentuk kemampuan structural conversation, tetapi juga functional conversation dan situational conversation?

 

Anda tidak perlu khawatir, karena biasanya kursus-kursus menggunakan handbook dari luar – walaupun yang saya amati kebanyakan buku-buku panduan belajar speaking import lebih menekankan functional secara berlebihan. Bukan berarti buku-buku impor tersebut tidak manfaat, tetap saja manfaat hanya saja anda memerlukan waktu yang panjang untuk dapat menguasai speaking skill ini.


Perlukah Pronunciation?

Pronunciation atau makhraj atau pengucapan, merupakan salah satu ketrampilan wajib yang harus anda miliki pada pembentukan speaking skill anda. Dalam percakapan antara orang Indonesia dengan native speaker (pembicara asli), seringkali terjadi kesalahpahaman hal ini salah satu penyebab utama nya adalah Pronunciation yang salah – yang menimbulkan perbedaan arti – sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

Silahkan anda coba membaca nya lebih dulu, selanjutnya anda download file audio nya, ada di halaman belakang ebook ini.

Anggap saja ada 2 (dua) orang yang sama-sama mengatakan kepada bos, “ini tas saya”.  Anda tentukan siapa yang mengucapkannya dengan benar.

Good, A mengucapkan kalimat diatas dengan pronunciation yang benar. Sedangkan B mengucapkan kalimat diatas dengan pronunciation yang salah sehingga menimbulkan kesalahpahaman – kalimat si B ditelinga native speaker itu berarti ‘ini permohonan saya’, bukan ‘ini tas saya’

Percaya atau tidak, dari 10 orang Indonesia yang telah lancar bicara bahasa Inggris, tidak lebih dari 2% saja yang menggunakan pronunciation dengan benar. Itulah sebabnya betapa seringnya terjadi miscommunication antara kita dengan native speaker dalam pembicaraan.

Ini adalah contoh-contoh bagaimana Pronunciation itu, dimana jika anda salah mengucapkannya  maka akan menimbulkan perbedaan arti

Day they
Tank thank
See she
Dead dad
Leaf leave

Itu hanya sekedar contoh saja, coba anda lihat baris pertama, berikut adalah contoh kata-kata yang masuk dalam kelompok itu ; day – they,  den – then, death – that, daw – though, dsb.

Belum lagi kelompok lainnya.Disni anda bisa melihat betapa pentingnya penguasaan pronunciation sebagai penyempurnaan pembentukan speaking skill

 

Apa keuntungan Anda menguasai Pronunciation?

  • Bahasa Inggris anda berbeda dari orang kebanyakan
  • Anda lebih unggul dan menangkan persaingan
  • Tidak menimbulkan kesalahpahaman saat bicara dengan orang asing (native speaker)
  • Anda akan dikagumi rekan-rekan Anda, bahkan native speaker pun kagum pada Anda

 

 

 

 

 

 

 

 

Lha memang dimana bedanya? mungkin anda tambah penasaran. Baik dibawah ini ada bacaan singkat

My name is Carlo and this is my brother Pete. My brother and I are always together. We are now with my mother. I have two sisters, they are Kathy and Tammy. I love them very much

Silahkan anda coba membaca nya lebih dulu, selanjutnya anda download file audio nya dan dengarkan, keterangan download ada di halaman belakang ebook ini.

 Kini anda menyadari betapa pentingnya Pronunciation untuk dikuasai. Dalam pronunciation anda akan mempelajari apa itu bunyi ledak (plossive sounds), bunyi getar dan tidak getar (voiced and voiceless sounds), dsb.

Tanpa bermaksud melebih-lebihkan, salah seorang murid saya yang sekarang tinggal di Wisconsin, USA saat ikut serta dalam eksibisi di Los Angeles, sempat bicara dengan orang amrik – dan orang amrik tersebut heran mendengar pengucapan murid saya tersebut dan mengatakan “your english is perfect !! ..” Lain halnya dengan saya, kebetulan waktu itu saya menyewa seorang native teacher dari Inggris. Dia mengatakan pada saya, “you speak very good English !! ..”

 

Apakah Phonetic Transcription itu?

Phonetic transcription atau phonetic symbol adalah simbol bunyi. Apakah sembarang bunyi? tentu tidak melainkan simbol bunyi bahasa. Kalau begitu sama dong dengan huruf atau alfabet? Ooh…beda. Tidak semua bunyi bahasa bisa di ‘huruf’ kan. Contoh gampang, tentunya anda sudah pernah mendengar bagaimana mengucapkan kata-kata ini dalam audio MP3 sebelumnya, amati awalan bunyi nya

 

that                  them

this                  their

they                 mother

 

Adakah huruf yang bisa mewakili ‘bunyi awal’ dari setiap kosakata diatas? tidak ada bukan. Tetapi jangan salah, ada simbol bunyi (phonetic symbol) yang bisa mewakili bunyi diatas. Saya berikan 1 (satu) contoh lain bagaimana manfaat penguasaan phonetic transcription ini untuk belajar mandiri

Anggap saja anda menemukan sebuah kata-kata baru yaitu “pleasure” .. lalu anda liat phonetic symbols nya sbb.

 

Masih ingat audio MP3 puisi epic “Canterbury Tales)” inilah bunyi kalimat pertama jika dituliskan dengan phonetic transcription

 Bayangkan jika anda tidak bisa membaca phonetic symbol? mungkin anda akan membacanya dengan salah. Phonetic transcription sangat penting untuk dipahami bagi anda yang ingin mampu belajar bahasa Inggris secara mandiri. Tentu saja memang itu yang saya inginkan. Anda tidak bisa bergantung terus kepada guru, saya hanya sekedar membuka simpul tali yang selama ini mengikat anda, lalu saya tunjukkan jalan, saya tuntun anda beberapa langkah – saya berikan petunjuk lengkap – dan GO !! ..anda harus melangkah sendiri, sebagaimana saya dulu.

 

Jadi jelaslah bahwa penguasaan phonetic itu bermanfaat bagi anda untuk belajar mandiri dalam membunyikan (membaca) dengan tepat kata-kata baru yang anda temukan, disamping untuk menulis bunyi-bunyi bahasa yang anda dengar

 

Ada 2 (dua) jenis phonetic transcription yaitu :

(1) Trager-Smith System

Tragger dan Smith adalah nama  2 (orang) linguist yang menciptakan sistim phonetic symbol ini. Sistim ini hampir sebagian besar digunakan di Amerika. Anda bisa melihat contohnya di kamus webster. Atau anda bisa cari info nya dari wikipedia

(2) International Phonetic Association (IPA) lebih banyak digunakan, bahkan hampir di  semua negara yang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa asing atau bahasa kedua. Contohnya bisa anda lihat di Kamus Hornby, atau Kamus Inggris-Indonesia, Prof. Drs. Wodjowasito, atau yang seperti dibawah ini

 

Saya sangat menekankan kepada anda untuk menguasai Phonetic Transcription sistim IPA saja baik membaca maupun kemampuan menulis menggunakan phonetic tersebut.

 

How to win Speaking Skill

Siapa lagi yang ingin Mampu Bicara Bahasa Inggris dengan Pronunciation yang benar hanya dalam 4x Belajar dengan Mudah, Praktis dan Cepat Tanpa melalui  GRAMMAR yang Membosankan

atau saya Kembalikan 100% Uang Anda dari dompet saya !!

 

 

 

 

Haduh? apa ngga lebay neh? ..hehe

Walaupun nampak bombastis namun memang demikian apa adanya. Saya pernah mengatakan pada anda kemampuan yang paling MUDAH dibentuk adalah speaking skill – walaupun saat ini anda NOL kemampuan, jika cara belajarnya benar, dalam 4x belajar saja anda sudah lancar mendiskusikan gambar, bahkan dengan pronunciation yang benar

Itulah sebabnya mengapa saya berani mengatakan pada siapapun yang sudah merasa patah arang, frustasi dengan bahasa Inggris – ayo, datang kembali – welcome back again brother !! ..saya siap membuktikan bahwa anda sebetulnya BERBAKAT kok, tarohan yuk !! ..hehe. Baik saya akan membuktikan bahwa jika cara belajarnya benar, maka anda akan menyadari bahwa bahasa Inggris itu memang mudah. Mari kita buktikan

 

Bagaimana tantangan saya?

Saya yakin saya tampil sebagai pemenang karena saya  berhasil membuktikan bahwa ternyata anda BERBAKAT.

Materi speaking 1 s/d 4 diatas sekedar membuktikan bahwa bahasa Inggris itu memang mudah, bahkan jika cara belajarnya benar – dalam waktu singkat anda sudah memperoleh kemajuan yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya, bukan?

Tahapan pembentukan Speaking Skill

 

Jika anda melihat rekan anda bicara bahasa Inggris dengan begitu lancar – akuilah .. bahwa dia pun pernah mengalami saat yang sama seperti yang anda rasakan saat ini. Saat dimana kemampuan bahasa Inggris nya NOL – dan masa itu pun pernah saya alami juga

Semuanya perlu tahapan, dan sebagaimana ungkapan legendaris “selalu saja ada saat pertama”. Perbedaannya adalah bahwa mereka yang mengetahui cara yang benar akan dapat tiba di Roma dengan sangat lebih cepat, mudah dan praktis – dibandingkan mereka yang berusaha mencari jalan ke Roma tanpa panduan yang benar. Karena tidak semua kursus bahasa Inggris mempunyai panduan yang benar, untuk menuju Roma dengan cepat, mudah dan praktis

1.         Receptive Speaking

Inilah kemampuan speaking (speaking skill) tahap I yang harus anda miliki. Receptive speaking artinya kemampuan speaking yang sifatnya menerima serangan – atau gampangnya kemampuan dalam menjawab pertanyaan.

Ibarat pencak silat – maka tahap I adalah membentuk kemampuan dalam menangkis serangan dulu. Contoh materi receptive speaking adalah Lesson 1 s/d 4 speaking yang baru saja anda download diatas. Anda berlatih bagaimana menangkis serangan dalam berbagai variasi kalimat seperti kalimat nominal, verbal dengan menggunakan kalimat inti (kernel sentence) ibarat silat – adalah serangan dengan gerakan dasar

2.         Productive Speaking

Jika anda sudah memiliki kemampuan dalam menangkis serangan/menjawab pertanyaan – maka langkah berikutnya adalah membentuk kemampuan productive speaking atau kemampuan menyerang, atau bertanya. Disini anda berlatih bagaimana memberikan pertanyaan2 denganmenggunakan berbagai macam variasi kalimat

3.         Descriptive Speaking

Anda sudah memiliki kemampuan menangkis serangan (receptive skill), anda juga sudah memiliki kemampuan menyerang (productive speaking), maka selanjutnya adalah membentuk kemampuan gabungan menangkis-menyerang digabungkan dalam rangkaian kalimat sederhana (simple sentence), kalimat gabungan (compound sentence) dan kalimat kompleks (complex sentence), dan kalimat rumit gabungan (compound complex)

Itulah tahapan-tahapan pembentukan kemampuan speaking. Jadi anda santai saja, Bidik 1 tahap dulu dan kuasai secara mapan, barulah melangkah pada tahapan berikutnya. Tentu saja untuk pembentukan kemampuan speaking tahap II anda sudah harus memiliki passive vocabulary yang cukup banyak – hal ini bisa diperoleh melalui kegiatan belajar “menterjemahkan bacaan’ secara bertahap